Soto Mie Kocok Bogor

Saturday, December 24th 2016. | Sop & Soto

soto-mie-kocok-bogor-enaksoto-mie-kocok-bogor soto-mie-kocok-bogor2 soto-mie-kocok-bogor3 soto-mie-kocok-bogor4 soto-mie-kocok-bogor5

Jangan menilai sesuatu dari tampilan luar. Kalimat itu sepertinya cocok untuk menilai  “Soto Mie Kocok Bogor” milik Pak Maudi. Tampang Soto yang terletak di Jalan Bumi No. 14. Depan Klinik Mata, sebelum pasar Mayestik
Kebayoran Lama – Jakarta Selatan ini memang terlihat sederhana.

Hanya gerobak sederhana yang ditutupi payung untuk menangkal panas nya sinar matahari dan hujan, tempat yang  sempit, tapi sangat  laris. Di samping gerobak ada kursi plastik tanpa meja dan tanpa sandaran. Saking mungilnya, kedai ini pun cuma muat maksimal 15 pengunjung.

Namun, itu kalau Anda melihat sekilas. Kalau Anda seharian ada di tempat ini, jumlah pengunjung kedai itu tentu tak hanya 15 orang. Maklum, pengunjungnya datang silih berganti. Bahkan, dalam sehari, warung milik pak Maudi, begitu pelanggan kedai ini menyapanya, bisa menjual hingga sebanyak 300 mangkuk soto mie.

Padahal, untuk harga soto mie Kocok Bogor terbilang standar. Kalau hanya memesan seporsi soto mie tanpa nasi, Anda harus membayar Rp 12.000. Namun, kalau memakai nasi, harga seporsinya Rp 17.000. “Kalau dirata-rata, omzetnya sehari sekitar Rp 3 sampai 4 juta,” aku Edi anak nya pak Maudi yang sekarang meneruskan usaha bapak nya ini.

Pengunjung yang datang pun tidak hanya penduduk dari sekitar , tetapi berasal dari seluruh pelosok Jakarta, Bogor, serta bekasi. Bahkan, pelanggan dari luar daerah kerap datang ke  sini. Padahal, di sepanjang Jalan Pakubowono sampai Mayestik, banyak sekali kedai soto mie sejenis. Namun, soto mie kocok milik pak Maudi tetap yang paling favorit.

Sejatinya, soto mie racikan pak Maudi ini tidak jauh berbeda dengan soto mie lain. Soto mie Maudi berisi beberapa irisan daging, potongan kentang, lobak rebus, risoles, tomat segar, plus taburan daun bawang goreng dan seledri. Ada pula emping melinjo goreng dan jeruk nipis sebagai penyegar rasa.

Dan, begitu memesan, tak sampai tujuh menit semangkuk soto mie sudah ada di depan Anda. Maklum, di kedai ini, pak Maudi mempekerjakan 9 orang yang terbagi dalam dua cabang, untuk di jalan Bumi Kebayoran Lama buka dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore dan untuk cabang yang di Rawa Simpruk jakarta barat buka dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam.

Jika soto mie sudah terhidang, rasakan dulu kuah soto yang berwarna kekuningan namun tidak terlalu kental itu. Rasanya benar-benar pas di lidah. Rasa asin, manis, gurih, atau asam jeruk nipis tak saling bersaing di kuah itu. Ketika kuah berbaur dengan irisan daging nan empuk dan potongan risoles atau lobak masuk ke dalam mulut, semakin membuat rasa soto mi ini sedap.

Ya, Maudi mengakui, rahasia terpenting dari kenikmatan soto mie racikannya memang terletak pada bumbu kuah. Beliau mengungkapkan, bumbu kuah itu merupakan hasil adonan beragam rempah-rempah tradisional, seperti lengkuas, jahe, kemiri, bawang merah dan bawang putih, udang kering atau ebi, serta biji buah pala.

Semua bahan bumbu itu digiling halus. Setelah itu, gilingan bumbu disangrai dan kemudian dimasukkan ke dalam bakal kuah soto mie.

Cuma, kata pak Maudi, kunci menuju rasa istimewa itu adalah takaran bumbu itu. Harus pas antara takaran air dan bumbu yang masuk ke dalamnya. “Kuncinya di situ,” jelas pak Maudi.

Kelezatan itulah yang membuat keramaian pengunjung di  sini tidak mengenal jam. Kalau di kedai lain baru ramai saat makan siang atau makan malam,

Namun, pak Maudi menyarankan, sebaiknya menikmati soto mienya ini di pagi atau sore atau malam hari. Sebab, pada jam-jam tersebut bumbu racikannya semakin menyatu dan menambah kenikmatan mantap rasa soto mie. “Tapi, kalau datang terlalu malam, ya, habis,” ujar pak Maudi

Sedangkan menurut pengakuan Pak Edy anak dari Pak Maudi, saat ini dalam sehari ia harus menyiapkan sekitar 200 mangkuk soto mie. “Kadang, sebelum jam lima sore soto mie-nya sudah habis semua,” ujar Pak Edy, senang.

Meski sudah ramai pengunjung, Pak Maudi mengaku belum bisa meninggalkan usahan nya ini yang dia rintis dari tahun 70an. Makanya, dia masih harus pulang pergi Jakarta-Bogor. Pak Maudi masih harus memastikan semuanya berjalan dengan benar, terutama soal cara meracik bumbu kuah soto mie. “Yang sekarang ditangani Anak  saya dulu,” katanya.

Nah bagi anda yang ingin merasakan lezatnya Soto Mie Kocok Bogor ini bisa datang langsung ke lokasinya yang beralamat dibawah ini :

SOTO MIE KOCOK BOGOR
Jl. Bumi No. 14. Depan Klinik Mata, sebelum pasar Mayestik
Kebayoran Lama – Jakarta Selatan
Telp. 0857 8183 7116

JAM BUKA
Pukul 08.00 –  20.00 WIB

Cabang :
Jl. Rawa Simpruk I Pinggir Pos FBR, belakang Gedung Poros Jakarta Barat

JAM BUKA
Pukul 08.00 –  17.00 WIB

Bagikan Info Kuliner ini ke Teman Anda >>Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn
tags:

Related For Soto Mie Kocok Bogor